Kamis, 13 Maret 2014

cerpen ini adalah cerpen perdana gua yang gua upload di blog jadi ini mohon pendapatnya. cerita ini sengaja gua buat bersambung agar lebih seru



MUSIM GUGUR DAN IMPIAN MASA LALU
               
                Ini bukan tentang siapa-siapa yang mendapat dan memiliki nilai bagus,tetapi semua ini tentang pengetauhan yang kau peroleh selama ini. Ini bukan tentang kebanggan atas poin A ini tentang ilmu yang kau dapat dan engkau gunakan dan amalkan.
                Banyak orang yang hanya memperioritaskan kebanggan atas nilai tinggi dan melepukan pengetahuan dan ilmu. Mereka mengejar-ngejar kebanggan dengan cara yang hina. Kebanggan berbalut hina adalah kata yang tepat untuk menggambarkan mereka. Kongkalingkong nilai,mengakali guru ,dan hal hina lainya. Entah bagaimana kedepanya orang orang seperti mereka. Tentang nilai A,nilai tinggi,dan poin poin besar menurutku semua itu hanya omong kosong-sekosongnya.
                Setidaknya aku berkeinginan tidak berbuat seperti apa yang mereka perbuat, kehinanaan dan omong kosong.Bagiku lebih baik nilai pas-pasan lebih baik 100% dari pada nilai tinggi yang diperoleh dari kehinaan.
                Daun-daun berguguran bersamaan dengan angin hembusan angin musim gugur dan rustle daun maple. Kali ini kota oxford lebih coklat dari pada biasanya. Aku termenung sendirian di taman kota sesaat pulang dari kampus untuk menikmati kota oxford saat puncak musim gugur.
                Angin musim gugur mengingatkanku pada kampung halaman dan perjuanganku untuk mendapatkan schoolarshipku ini. Zaman SMA adalah hal yang paling kuat aku ingat,SMAN 1 Turen adalah wadah aku meneruskan rakitan impianku yang kubangun impian ini sejak aku duduk dikelas 3 SMP. Di SMA inilah tempatku menuntut ilmu,berbagi cerita,dan mendapat  bebrgai pengalaman berharga yang membuatku semangat untuk menggapai semua impianku. Ingatanku tak jauh juga kepada tempat tinggalku,tempat aku tumbuh dan di besarkan oleh kedua orang tuaku, tempat aku berkumpul bersama sama kedua kakak-kakaku,tempat dimana aku berlindung dari semua masalah dunia. Kecamatan turen adalah dimana letak tempat tinggalku berada tepatnya dusun kedok  yang kecil mungil nan asri. Tempat dimana aku berani bermimpi dan mengejar cita citaku terus berusuha untuk menggapai semua apa yang aku inginkan.
                “hey good afternoon may i ask you something?” sekejap lamunanku terbuyarkan oleh pertanyaan itu. Aku melihat sesosok gadis dengan sweater hitam dan kerpus merah melekat di tubuhnya. Aku berani berspekulasi bahwa gadis itu ras melayu terlihat dari kulitnya yang kuning langsat dan wajah khas melayu yang  sangat familiar bagiku mengingat aku juga berasal ras melayu. Dengan senyumnya ia menyakan sebuah alamat padaku,sebuah alamat yang sangat kukenal bagiku dan sangat kebetulan alamat itu adalah alamat apartemen dimana aku tinggal. Tetapi aku lebih memilih meberinya intruksi dari pada mengantarnya ketempat yang ia tuju. Karena aku masih ingin menikmati kota oxford di saat puncak musim gugur. karena kota oxford lebih melankolis disaat daun daun coklat berguguran dan membuat taman kota lebih coklat.
                Dirasa cukup jelas sigadis pun mengucapkan terimakasih padaku dengan memberikan sebuah senyuman yang manis saat tersenyumpun matanya iku tersenyum sipit. Lalu ia pergi menuju tempat yang telah aku intruksikan aku hanya memandangi ia dari belakang kurasa ia cukup tinggi untuk ukuran ras melayu. menurutku ia tidak lebih tinggi 3cm dariku. Tas punggung merah yang mencolok membuatku lebih mudah mengenalnya di kejauhan yang kebetulan jalanan tidak begitu ramai kala sore itu.
                Langitpun mulai memerah kebiru-biruan bagaikan sebuah kode yang tertujukan kepadaku untuk melihat jam tangan tak terasa sudah 1 jam aku termenung di taman kota oxford ini. Aku pun berkeputusan untuk segera pulang keapartemenku. Angin berhembus bersamaan langkahku menuju apartemenku sore itu begitu melankolis dengan dedaun coklat tertiup angin suhupun mulai menurun akupun mempercepat langkah kakiku.

bersambung........

Selasa, 04 Maret 2014

Hari ini gua coba ngeshare cerpen buatan temen sekalas gua. Temen gua ini punya cita-cita menjadi penulis profesional jadi tolong masukannya





ANTARA SEDIH DAN MARAH

Kring-kring ......

Alarm handphone sandy telah berbunyi yang menandakan  5.30. Pagi ini adalah pagi pertama sandy bangun pagi setelah beberapa minggu terakhir sandy tidak pernah bangun pagi karena kebiasaan Sandy  begadang. Hari ini adalah hari yang ditunggu-tunggu oleh sandy karena hari ini sandy kembalih masuk sekolah setelah 2 minggu ia libur semester. Sandy sangat bersemangat untuk memulai pagi ini karena ia merasa sangat rindu dengan teman sekolahnya setelah beberapa hari tidak bertemu.
Sandy adalah pria berbadan tinggi,sedikit gemuk,putih berambut keren,dan berkumis tipis. Dari fisiknya udah pas-pasan tapi kalo dari sifatnya emmm.... Males atau jarang mandi sore,konyol,dan jorok itu sifat jeleknya Sandi. Namun selain itu sandy orangnya baik,gak sombomg,ramah,dan care. Mungkin hal itu yang membuat sandy banyak temannya. Oh ya Sandy adalah cowok yg suka olah raga,main catur atau gitar,dan nongkrong bareng temen-temennya.
Tttttteeeeeeettttt

Bel  telah berdering  menandakan waktu pelajaran telah dimulai. Sebelum ke kelasnya Sandy terlebih dahulu melihat pengumuman yang telah terpasang dimading sekolah karena setiap semester,disekolahan sandy kelasnya selalu diacak. Benar saja sandy telah dipindah dari kelas XII-IPA1 ke kelasXII-IPA3. Karena terlalu lama melihat pengumuman sandy menjadi terlambat masuk kelas,saat ia tiba dikelas ia melihat semua bangku dikelas telah terisi semua hanya ada satu bangku yang kosong disamping perempuan berparas manis. Pertamanya sih ia malu untuk duduk disamping perempuan itu tapi karena keadaan mau gak mau ia harus duduk disamping perempuan  ini.
Perempuan berparas manis ini namanya adalah Shani. Cewek berparas putih,manis,berambut panjang namun sedikit pendek tapi bolehlah untuk dijadikan pacar. Kalo dari sifatnya Shani adalah perempuan yang cerdas,baik,selalu menuntut kesempurnaan meskipun terlihat sedikit sombong,judes,dan galak. Hobi perempuan ini adalah belajar,menulis,dan mikir pokoknya hobi-hobi perempuan karir deh.
Jam pertama pelajaran di kelas sandy ternyata jam kosong dan ia masih canggung untuk memulai pembicaraan dengan Shani karena Sandy sering di campakan oleh permpuan maklum paras Sandy kan pas-pasan. Oleh karena itu untuk mengisi waktu luang sandy bermain UNO dibelakang kelas dengan teman laki-lakinya. Sedangkan Shani memilih menghabiskan waktu dengan bercengkrama didepan kelas bersama teman perempuannya.
Waktu jam pelajaran Matematika pak Sem sebagai guru mengkelompokan sandy dengan shani untuk merpersentasikan pelajaran Matematika kebetulan waktu itu materinya tereoma sisa. Shani  yang bisa dibilang lebih pintar dari sandy santai-santai saja karena Shani sudah mengusai materi tersebut sedangkan Sandy yang belum mengerti apa pun tentang materi teorema sisa mau tak mau harus belajar pada Shani hal itu merupakan hal pertama Sandy mengajak Shani berbicara.

Setelah beberapa hari kemudian Shani dan Sandy mulai akrab meskipun terkadang cara bicara Sandy sulit dimengerti oleh Shani.Namun hal itu yang membuat Shani tertawa dan tersenyum saat ia sedih. Mereka juga tak jarang berantem karena sifat Shani yang judes dan sifat Sandi yang konyol tetapi mereka berdua saling mengisi. Shani dan Sandy ibaratkan dua sisi mata uang yang saling melengkapi,jika salah satu mereka tak ada pasti juga salah satu dari mereka seperti kehilangan separuh jiwanya.
Detik demi detik terus berlalu hari demi hari terus berganti Sandy dan Shani ternyata semakin akrab sampai pada suatu waktu sandy merasakan hal yang berbeda saat dekat dengan shani dan shani pun juga merasa rindu saat Sandy tak menemani hari-harinya. Namun hal itu hanya mereka simpan dihati masing-masing karena mereka berdua tidak mau sampai sekolahnya terganggu oleh hal tersebut. Mereka tetap berpegang teguh pada prinsip mereka masing-masing yang tidak akan mengganggu untuk sekolah mereka dengan hal-hal seperti pacaran.
Hal itu membuat Sandy setiap hari terus berusaha untuk melupakan segala perasaannya terhap Shani dan hanya menganggap Shani sebagai teman sebangku. Shani juga demikian ia sedikit menjauh dari Sandy karena ke akraban mereka yang terlalu dekat sehingga banyak dari teman Shani beranggapan mereka memiliki hubungan khusus. Namun perasaan mereka berdua sulit tuk dihilangkan dan Shani pun kembali mendekat pada Sandy bahkan sampai nilai sekolah Shani sedikit demi sedikit turun dan akhirnya anjlok.
Menyadari bahwa nilai Shani turun karena keakraban Sandy. Sandy memilih tukar bangku dengan temanya namun hal itu bukan berarti Sandy benci pada Shani melainkan Sandy ingin Shani kembali fokus pada sekolahnya. Keputusan Sandi tersebut membuat Shani bertanya-tanya apakah Sandy pindah bangku karena ia memiliki salah pada sandy atau mungkin Sandy sekarang bukan Sandy yang dulu. Bahkan sampai mau kelulusan Sandy jarang menyapa Shani. Ia hanya bicara untuk hal yang penting dan Sandy juga tidak perna mengkontak shany baik sms,telepon maupun di jejaring sosial.
Hal itu pun berhasil mengembalikan nilai sekolah Shani seperti dulu lagi meskipun dengan konsekuen Shani mulai sedikit benci dengan Sandy namun Sandy tidak peduli yang ia pikirkan hanya bagaimana membuat masa depan Shani cerah.
Tiba saatnya Sandy,Shani dan teman seangkatannya menghadapi ujian nasional. Selama tiga hari itu keduanya bersungguh-sungguh dalam belajar dan akhirnya ujian tersebut terlewati. Setelah ujian tersebut selesai Sandy mulai mencoba mendekati Shani kembali namun Shani yang mulai sedikit benci pada Sandy cuek terhadap apa yang dilakukan Sandy kepada dirinya. Hal itu tidak mematahkan semangat Sandy untuk terus mencoba mendekati Shani.
Cccccrrrroooottttt
Suara pilok yang disemprotkan pada seragam menandakan pengumuman kelulusan. Sandy selalu berharap bahwa apa yang telah dilakukannya terhadap Shani membuahkan hasil. Harapan sandy pun terkabul,Shani berhasil masuk dalam lima besar lulusan terbaik meskipun nilai kelulusan Sandy tidak bagus-bagus amat terbilang standart.”selamat ya kamu berhasil menjadi lima lulusan terbaik”ucap Sandy pada Shani “sama-sama”balasan shany dengan nada-nada cuek.

Setelah kelulusan tersebut Sandy tiap hari mengkontak Shani meskipun tiap hari itu juga Shany tidak pernah membalasnya. Hal tersebut membuat Shani bingung dengan apa yang dilakukan oleh Sandy. Dalam hati kecil Shani ia terus bertanya sebenarnya apa yang dipikirkan oleh Sandy apa Sandy hanya ingin mempermainkan perasaannya atau Sandy sebenarnya merasakan apa yang ia rasakan.
Seminggu kemudian Sandy mendengar kabar bahwa Shani telah diterima di salah satu universitas terkenal. Dan keesokan harinya Sandy datang menemui Shani dirumahnya hanya untuk mengucapan selamat atas keberhasilan yang diraih Shani. Namun lagi-lagi Shani menjawab dengan cuek,setelah beberapa menit mereka hanya terdiam didepan rumah Shani. Sandy pun tiba-tiba mengatakan sesuatu yang sulit dijawab oleh Shany.”besok ada waktu kosong gak?kalo ada kita jalan yuk,mau kan?”tanya Sandy dengan nada lembut. Pertanyaan Sandy membuat Shany binggung dan membuat Shani sulit menjawab.”b..o..l.e..h”jawab Shani dengan terbata-bata ”besok aku jemput jam 2 siang”ucap Sandy setelah ia berpamitan.
Hari itu pun tiba,Sandy yang biasanya tampannya pas-pasan. Namun saat ia menjemput Shany dia terlihat keren. Dengan kaos dan celana casualnya ditambah aksesoris jam Sandy terlihat keren abis. Hal itu membuat Shani menjadi terpana,eits... Shani juga gak kalah keren kok  dengan kaos dan celana ketatnya dengan warna kalem ia terlihat seksi.
Agenda pertama mereka jalan kali ini adalah nonton. Film yang dipilih mereka adalah film romantis,bahkan samapi membuat Shani menangis karena terharu. Setelah membuat Shani menangis Sandy mengajak Shani jalan-jalan ditaman. Dengan bunga-bunga dan sinar matahari yang mulai tengelam cukup membua Shany senang. Dan agenda terakhir adalah makan,sandy mengajak Shani  makan dipinggir jalan. Bukan berarti sandy orangnya pelit atau lagi bokek namun ia hanya ingin mengetahui reaksi Shani saja saat diajak makan dipinggir jalan. Namun bukanya membuat Shany bete hal itu malah bikin Shany bahagi. Setelah itu,Sandy mengantar Shahi pulang. Tepat didepan rumah Shani saat Sandy telah berpamitan,Shani memberikan hal yg  mungkin tak akan bisa dilupakan oleh Sandy.”Makasih yah atas apa yg kamu berikan hari ini”ucap Shani dengan nada senang “sama-sama”balas Sandy.lalu tanpa berkata apa-apa lagi Shani langsung mencium kening Sandy dan langsung masuk kerumah.
Setelah beberapa hari berlalu dan hubungan Shani dengan Sandy semakin dekat. Akhirnya tiba waktunya Shani masuk kuliah. Hari ini adalah hari pertama Shani masuk kuliah. Selain karena hari pertamanya Shani masuk kuliah hal yang bikin bahagia lainnya adalah karena dihari pertamanya masuk kulia,Shani diantar-jemput oleh Sandy.saat pulang Sandy mengajak Shani mampir ketempat yg disukainya. Mereka duduk berdua ditemani mocca ditambah camilan sambil menatap langit yg cerah. Tiba-tiba Sandy bertanya hal yg aneh “kamu milih apa antara marah dan sedih?”tanya Sandy “milih marah,soalnya kalo marah lebih cepet hilanganya dari pada sedih. Emang kenapa kamu tanya itu?”balas Shani.”gak apa-apa kok udah sore nih ayo pulang”ucap Sandy sambil tersenyum.
Tiga hari kemudian Shani mulai resah karena ia mulai kehilangan kontak dengan Sandy. Benar saja setelah ia mencari informasi ternyata Sandy kuliah diluar negeri. Hal itu membuat Shany sedih karena ia berangkat tanpa berpamitan. Setiap hari Shani selalu memikirkan Sandy selain itu ia juga coba selalu mengontak Sandy namun hasilnya nihil.
Setelah tiga tahun ia selalu coba mengontak Sandy namun tidak pernah ada balasan. Akhirnya ia mendapatkan berita gembira,Shani mendapat undangan reuni SMA. Dalam hati kecilnya ia berharap Sandy datang direuni itu dan berharap bertemu dengan dia. Keesokan harinya tepat pukul 10.00 Shani berangkat kesebuah gedung serba guna didekat sekolah SMAnya dulu untuk menghadiri reuni. Setelah turun dari mobil Shani langsung disambut oleh sahabat dekatnya semasa SMA. Didepan gedung itu ia berharap bahwa Sandy ada didalam. Saat Shani ada didalam gedung itu ia melihat setiap sudut ruangan. Shani berharap dalam acara ini ia dapat bertemu Sandy. Shani melihat seorang pria dari kejauhan dan terus memandanginya. Saat melihat dari dekat ia yakin bahwa pria itu adalah Sandy ia pun lansung memegang pundaknya dan menyapanya.”Sandy yah?”ucap Shani sambil memegang pundaknya.”iya”balas Sandy.tanpa berpikir panjang ia lansung menarik Sandy “gue pinjam dulu yah Sandynya”ucapnya pada teman” Sandy.Shani mengajak Sandy kepojok ruangan tempat berlangsunnya acara tersebut.”Kemana aja kamu selama ini”tanya Shani “maaf kemarin aku gak pamitan sama kamu saat mau berangkat kuliah keluar negri”jawab Sandy. Tanpa basa-basi Shani mengunkapaan seluruh isi hatinya”kamu tau gak?selama kamu pergi aku selalu cari kamu”bentak Shani “maaf”ucap Sandy.” Semudah itu kamu minta maaf?sebenernya apa yang kamu mau? datang dan pergi dihidup aku dengan semudah itu,apa kamu hanya mainin perasaanku aja”tanya Shani dengan nada marah “oke,aku akan jelasin semua tapi bukan disini tapi besok jam 7 malam direstoran biasa”balas Sandy dan lekas pergi meninggalkan Shani.
Setelah mendapat kepastian kapan Sandy akan menjelasankan perasaanya,Shani kembali enjoy menikmati acra tersebut dengan teman-temannya. Akhirnya hari yang ditunggu Shani tiba,saat jam menunjukan pukul 6 sore.Shani dengan memakai gaun untuk dinner berangkat dari rumahnya menuju restoran tempat yang ia tentukan dengan Sandy. Saat ia tiba ditempat itu ternyata Sandy telah menunggu dengan makanan dan minuman kesukaan Shani.”Udah dari tadi”tanya Shani “lumayan sih”jawab Sandy. Ditempat romantis dan suasana hening disertai lilin” setelah mereka dinner sandy menjelaskan semuanya.”Kamu yakin gak akan marah dengan apa yg akan aku ucapin?”tanya Sandy “aku akan coba menrima apa yg akan kamu katakan”balas Shani.”Sebenernya aku rasain apa yang kamu rasain,aku gak pernah bermaksud mempermainkan kamu. Aku pergi keluar negri itu supaya kamu bisa lupain aku. Karena aku udah dijodohin oleh orang tuaku oleh sebab itu aku gak pernah ungkapin perasaanku ke kamu”ucap Sandy dengan nada lembut “tapi kamukan bisa menolak?”tanya Shani “maaf,aku gak mau menjadi anak durhaka”balas Sandy. Shani pun langsung memeluk Sandy tanpa berkata apa pun dan meneteskan air mata. Untuk menenangkan perasaan Shany Sandy pun mendekap erat tubuh  Shani.
Hari demi hari bulan demi bulan telah terlewati,setelah kisahnya dengan Sandy berakhir Shani kembali fokus kependidikannya tanpa terbesit pikiran untuk mencari pengganti Sandy. Akhirnya Shanimendapat gelar sarjana Sh yang selama ini ditempuhnya. Tidak lama setelah Shani lulus kuliah ia memutuskan untuk menikah dengan pria yang ia kenal selama kuliah dulu.Hari pernikahan pun tiba,setelah Shani mendapatkan bagaimana rasanya patah hati akhirnya ia kini mendapatkan bagaimana rasanya dicintai. Dihari pernikahannya ia mendapatkan berbagai hadiah namun dari hadiah yang didapatkanya ada satu hadiah yang membuatnya menangis. Sebuah amplop putih tanpa tetesan tinta diatasnya yang berisikan kertas  putih penuh dengan goresan bulpoint.
                Hadiah itu berasal dari seseorang yang sangat ia kenal. seseorang dari masa lalu Shani yang dulu telah mebuat kehidupan Shani kelam dalam abu-abunya.Tapi ia tak melihat sang penulis surat menghadiri pesta pernikahannya
                
 Shan selamat menikah selamat menempuh hidup baru semoga lu bisa menjadi
                 
isteri yang super dalam menjalani bahtera rumah tangga yang lu arungi bersama suami lu
                
 menjalani kehidupan rumah tangga yang hangat dan menyenangkan bersama anak anak
                
 yang lu cintai.
                
 sori gua mungkin gak bisa hadir ke pesta pernikahaanlu
                
 ada hal yang gua omongin selama ini sebelumnya gua minta maaf karena gua telah bohong
                
 sama lu shan gua sebenernya ke luar negeri bukan untuk meneruskan study tapi
                 
gua berobat karena gua di vonis  kanker paru paru dan dokter menyatakan hidup gua
                 
gak akan lama lagi gak bisa bertahan lebih dari 8 tahun dan itu alasan gua bohong lagi ke
                
 lu shan gua sebenernya gak di jodohin ama orang tua gua. gua hanya enggak ingin lu sedih
                
 shan gua minta maaf



gua pesen sama lu. lu harus bisa menjadi isteri yang baik setia menemai sumai lu saat ini saat suka maupun duka dan menjadi ibu yang super agar anak anak lu menjadi seperti shani yang gua kenal gua berharap bisa melihat anak anak lu mungkin senyumanmu menurun ke  anak anak lu senyuman yang disertai mata yang tersenyum.
mungkin saat lu baca surat ini gua udah pergi selama-lamanya gua harap lu harus bisa lebih baik dari hal apapun
                               
                                                                                                   Sandy ari fernanda

                Tak terasa pipi Shani mulai basah saat ia telah menyelesaikan membaca surat dari Sandy  tetapi disertai senyum simpul yang manis karena Shani akan memenuhi permintaan dari Sandy untuk menjadi Ibu yang baik bagi buah hatinya. Dan Shani pun mulai mengerti apa yang dimaksud Sandy saat ia membandingkan marah atau sedih beberapa tahun lalu.







Rivan mai F merupakan temen gua mulai SMP dan saat gua kelas XI SMA gua satu kelas ama dia. Rivan mai F akrab gua pangil Ripin cowok ini hobi maen futsal. Gua gak tau kenapa cowok ini skarang suka nulis
yang mau kenal ama penulis lebih deket bisa follow akun twitternya @Rivan_mf




Senin, 24 Februari 2014

Alasan gua buat blog

Hallo readers sekarang gua akan bercerita alasan gua buat blog. Gua sebenarnya udah punya blog saat SMP kelas 3 dan gua menjadi blogger yang rajin banget. Gua baca blog blog nya orang lain dan juga repost artikel artikel yang gua rasa menarik terutama di http://terselubung.in/ kalo dibandingiin gua sering ngerepost artikel  milik orang dari pada membuat artikel sendiri. Kesibukan menghadapi UN pada kelas 3 SMP yang membuat gua vacum ngeblog dan males ngbelog lagi sampai akhirnya gua lupa password dan ID gua yang membuat berhenti ngeblog,gua berpikiran gak akan ngeblog lagi tapi saat kelas 2 SMA gua punya temen yang pingin banget nulis gak cuma satu tapi ada beberapa yang pingin banget nulis gua pun juga tekena virus temen gua dari pada ngelakuin hal hal negatif lebih baik nulis pendapat guasih begitu akhirnya gua putusin ngeblog lagi dengan akun baru dan ngepost tulisan-tulisan temen gua maupun gua sendiri gua bertekad lebih sering ngepost tulisan gua sendiri maupun temen gua dari pada ngerpost artikel artikel orang lain. yang mau kenal ama gua lebih lanjut bisa follow twitter gua @G_rahadian